Seharian bekerja membuat badan capek. Salah satu cara memanjakan badan agar kembali segar yaitu melakukan sauna. Merasakan hangatnya ruangan spa membuat tubuh menjadi rileks. Tubuh lelah namun ingin sauna, sedangkan letak tempat sauna jauh dari rumah membuat Anda malas pergi kesana. Solusi untuk mengatasinya yaitu melakukan suna sendiri di rumah. Membuat ruang sauna dengan bantuan kontraktor sauna profesional.

Relaksasi diri di sauna saat ini sering dilakukan oleh masyarakat. Setidaknya mereka melakukan sauna sebanya satu kali dalam seminggu. Mereka tidak melakukannya secara sering karena dapat memberikan efek samping negatif bagi tubuh. Adapun efek samping yang ditimbulkan jika kebanyakan melakukan sauna yaitu dehidrasi. Oleh karena itu Anda dianjurkan untuk minum air  putih yang banyak setelah melakukan sauna.

Melakukan sauna dibatasi dalam waktu 10 sampai 15 menit saja, lebih dari itu dapat menyebabkan dehidrasi. Biasanya saat sauna di tempat umum, kebanyakan orang menghabiskan waktu lebih lama dari yang ditentukan. Alasannya yaitu sayang sekali dengan uangnya jika hanya sauna dalam waktu sebentar. Padahal efek sampingnya tidak bagus bagi kesehatan jika terlalu lama melakukannya.

Untuk mengatasi agar tidak menghabiskan uang terlalu banyak maka, Anda bisa membuat ruang sauna sendiri. Memiliki ruang sauna sendiri di rumah bisa menghemat biaya ke sauna umum. Segera meminta bantuan spesialis buat sauna agar bisa memiliki ruang sauna sendiri. Dengan bantuan spesialis buat sauna, Anda dapat menentukan desain dan bahan yang digunakan pada ruang sauna secara langsung.

 

Persiapan Kontraktor Sauna Sebelum Melakukan Proses Pembuatan

Ingin membuat ruangan sauna pribadi harus memperhatikan apa saja yang harus dipersiapkan. Pertama kali yaitu persiapan tempat ruang sauna, jadi carilah spot di dalam rumah dengan ukuran minimal 1 x 2 m. Manfaat sisa lahan di rumah untuk membuat sauna. Misalkan sisa lahan dibawah tanggan, dekat kamar mandi, samping taman, atau sisa lahan lainnya. Dengan memanfaatkan sisa lahan dapat memaksimalkan ruangan rumah.

Persiapan selanjutnya yaitu menentukan alat pemanas sauna yang akan digunakan. Biasanya ruang sauna ada yang menggunakan tungku dan pemana portable. Namun saat ini pemanas portable menjadi pilihan semua orang karena lebih praktis penggunannya.

Ketiga, Anda harus mempersiapkan sirkulasi panas pada ruangan sauna. Cobalah membuat coretan perencanaan cara menutup ruangan sauna agar benar-benar rapat. Tujuannya agar uap panas tidak keluar. Persiapan ke empat yaitu memilih penyaring udara yang bagus. Penyaring udara berfungsi untuk memberikan udara berkualitas dan udaranya aman dihirup oleh pengguna sauna.

Persiapan terakhir adalah menentukan desain interior ruangan sauna. Untuk desain interiornya tidak boleh sembarangan, karena menyangkut pada tampilan ruang sauna. Oleh karena itu Anda bisa melihat beberapa tips membuat desain interior sauna.

 

Tips Desain Kontraktor Sauna yang Bagus

Ruang sauna digunakan sebagai tempat santai, melakukan relaksasi, dan merilekskan pikiran. Sebisa mungkin Anda membuat desain ruang sauna yang nyaman. Selain nyaman, Anda juga harus mendesain ruang sauna agar terlihat bagus.

Desain interior sauna bervariasi, ada desain modern, klasik, sederhana dan masih banyak lainnya. Supaya Anda tidak kesulitan membuat desain ruang sauna, lihat saja tips desain spesialis buat sauna pada berikut ini.

  1. Menggunakan warna alam natural

Pertama yang harus diperhatikan yaitu konsep warna sauna. Ruang sauna identik dengan warna lembut seperti cokelat, warna gelap dan lainnya. Tujuan menggunakan warna lembut adalah untuk menambah suasana dan kesan rileks bagi pengguna ruang sauna. Kebanyakan warna yang digunakan adalah cokelat, karena warna asli dari material kayu yang digunakan untuk dinding sauna.

  1. Dekorasi sauna menggunakan elemen alam

Kontraktor sauna berikutnya yaitu membuat dekorasi sauna dari elemen alam. Semua ruang sauna memang identik menggunakan material alam seperti bahan kayu Jatibelanda / Pinus, batu. Rumput yang digunakan bukan asli, karena rumput asli dapat mati apabila terkena panasnya ruang sauna.

Dekorasi dilakukan dengan meletakkan bahan material di sekeliling luar ruang sauna. Khusus bahan kayunya ditempel langsung ke dinding dan lantai. Bahan bebatuan kecil dan cangkang kerang dapat dijadikan sebagai hiasan di dekat meja, cermin atau lainnya.

  1. Menyusun penempatan peralatan bahan dan peralatan sauna

Tips desain spesialis buat sauna berikutnya yaitu menyusun peralatan bahan (sabun, wewangian, lilin aromaterapi) dalam lemari kecil. Ruangan sauna rumah tidak terlalu besar sehingga gunakan saja lemari kecil agar tidak sempit. Pilihlah lemari yang desainnya sama seperti konsep ruang sauna. Usahakan memilih lemari warna cokelat sehingga kesan naturalnya sama dengan warna cat sauna.

Tidak hanya lemari saja yang harus natural tetapi peralatan spa juga harus disesuaikan. Peralatan sauna juga termasuk ke dalam desain interior ruang sauna sehingga dalam pemilihan sebaiknya dipertimbangkan dengan baik.

  1. Dinding dan lantai terbuat dari material alami

Material alami yang sering digunakan sebagai dinding dan lantai sauna rumah yaitu kayu. Ada beberapa kayu khusus ruangan sauna seperti kayu pinus, ramin, dan lainnya. Beberapa kontraktor sauna memilih kayu pinus / Jatibelanda untuk pembuatan sauna karena kayunya awet, tidak mudah lapuk dan mampu menghantarkan panas dengan baik.

Material alami lainnya yang dapat digunakan adalah batu. Jika dibandingkan dengan kayu, bahan batu lebih awet, sama sekali tidak lapuk namun batu kurang maksimal dalam menghantarkan panas. Sebagian besar spesialis buat sauna menggunakan bahan kayu untuk membuat sauna minimalis di rumah. Lagipula bahan kayu harganya lebih murah sehingga hemat biaya.

  1. Mengatur pencahayaan

Berbeda dengan ruangan biasanya, ruang sauna identik memakai pencahayaan lebih suram. Sebenarnya tidak suram tetapi cahayanya temaram. Sedikit cahaya di dalam ruangan mampu memberikan efek menenangkan. Pencahayaan lampu yang digunakan adalah neon warna kuning. Tambahkan dengan cahaya lilin aromaterapi, letakkan lilin di sudut ruangan.

  1. Mempersiapkan kamar bilas

Kamar bilas digunakan untuk mandi setelah melakukan sauna. Saat sauna keringat dalam tubuh keluar sehingga membuat tubuh bau, sehingga harus dibilas agar bersih. Kamar bilas bisa dijadikan satu dengan ruang sauna atau diletakkan pada bagian depan. Jangan terlalu jauh agar tidak ribet. Dalam kamar bilas pastikan telah disediakan keperluan mandi seperti sampo, handuk, dan sabun.

Nah itulah tips desain spesialis buat sauna yang dapat Anda lakukan. Mengikuti desain kontraktor sauna menghasilkan ruangan sauna yang berbeda dari lainnya. Daripada bingung memikirkan desain ruang sauna seperti apa, lebih baik diskusikan langsung bersama spesialis buat sauna. Mereka bisa membantu Anda sampai ke proses pembuatan. Menggunakan jasa mampu menghemat budget pembuatan sauna.

Segera buat ruang sauna di rumah dengan harga terjangkau. Bila memiliki sauna sendiri, Anda dapat melakukan sauna kapan saja di waktu senggang. Manfaat melakukan sauna yaitu mengelurkan racun dan kotoran dalam tubuh melalui keringat yang dipaksa keluar selama melakukan sauna.

Open chat
Ahli Ruang Sauna Spa.
Anda ingin memesan Produk Kami?